TUHAN YANG MEMULIHKAN

KELUARAN 22:4
Jika yang dicurinya itu masih terdapat padanya dalam keadaan hidup, baik lembu, keledai atau domba,                                 maka ia harus membayar ganti kerugian dua kali lipat.   



  Ini adalah salah satu karakter ALLAH kita. Mungkin selama ini kita memiliki cara pandang yang salah tentang Tuhan kita, kita berpikir bahwa Dia Tuhan yang kejam, Dia Tuhan yang selalu mengambil, atau Tuhan yang selalu menuntut balas atas setiap kesalahan kita. Memang ada masanya di mana di dalam perjanjian lama sebelum Yesus mati di atas kayu salib setiap dosa dan pelanggaran manusia harus dibalaskan, dan Tuhan sendiri yang melakukan pembalasan itu, tetapi pada waktu Yesus disalibkan Dia menanggung setiap dosa dan murka Allah atas setiap dosa kita. Dan hari ini dia tidak lagi mengingat-ngingat setiap pelanggaran kita dan Dia rindu memberkati kita. Contoh, raja Daud yang seharusnya mati karena berzinah dan membunuh Uria suami Batsyeba, tetapi malah anak yang dikandung Batsyeba yang mati. Mungkin bagi Daud itu suatu kehilangan, tetapi dia tahu bahwa Tuhan yang dia sembah adalah Tuhan yang memulihkan. Sehingga, dia bisa tetap mengucap syukur kepada Tuhan di tengah-tengah kehilangan anaknya itu, dia sujud menyembah kepada Tuhan setelah anak itu meninggal, dan Tuhan gantikan Anak yang mati itu dengan anak yang bernama Salomo. Salomo adalah raja Israel yang paling berhikmat sepanjang sejarah dan tidak pernah ada orang yang memiliki hikmat lagi seperti Salomo. Di dalam Tuhan tidak ada kerugian ataupun kehilangan, ketika hari ini kita sedang merasa ada yang terhilang dalam hidup kita, ataupun kita pernah dirugikan, jangan melihat itu sebagai suatu kerugian melainkan kesempatan untuk melihat kuasa pemulihan Tuhan yang jauh lebih baik dalam hidup kita. Mungkin saudara merasa ada waktu-waktu yang terbuang, Tuhan akan gantikan setiap waktu yang pernah terbuang itu. 



Salam Kasih Karunia 



Our Social Media